Senin, 15 Juni 2009

Serikat Dunia Perusahaan Islam Bakal Didirikan


DOHA - Mengamati perlunya dukungan untuk ekonomi Islam, sebuah grup cendekiawan Muslim berencana menyatukan perusahaan-perusahaan Islam untuk mendorong pertumbuhan transaksi dan membantu si miskin dari dunia Muslim.

"Kami ingin sebuah sekutu Islam kuat yang mampu bersaing dengan produk-produk luar negeri," ujar seorang cendekiawan tersohor Wagdi Ghoneim seperti yang dikutip oleh IslamOnline.com.

"Tujuan utamanya untuk memberi dukungan penjualan anggota perusahaan terhadap serangan produk-produk asing.

Wagdi mengatakan organisasi yang direncanakan itu akan memasarkan produk-produk anggotanya.

"Juga akan memberi perusahaan-perusahaan tersebut kesempatan meningkatkan kualitas produk dengan keuntungan dari riset yang dilakukan pusat penelitian organisasi,"

Berpusat di Belgia, organisasi itu diharapkan diumumkan segera.

"Rencana kami akan mengumumkan organisasi secara resmi pada beberapa bulan mendatang," ujar Wagdi

Anggota yang bergabung nanti diharuskan membayar 2 persen angka penjualan atau keuntungan kepada organisasi tersebut.

"Sebagai ganti, para anggota akan memperoleh beberapa kemudahan," ujarnya.

"Salah satunya anggota akan memperoleh label organisasi untuk menjamin perlindungan mereka terhadap kompetisi produk asing," papar Wagdi.

Selain itu anggota perusahaan yang bergabung akan memiliki akses ke pusat riset organisasi.

"Setiap firma akan memiliki halaman khusus di website organisasi," kata Wagdi.

Wagdi mengatakan organisasi perserikatan itu bertujuan menyatukan dunia Muslim dan mengatasi masalah yang dihadapi Muslim skala dunia.

"Sangat penting untuk meningkatkan kondisi kehidupan kantong-kantong kemiskinan di dunia Muslim" ujarnya

Lebih lanjut ia mengatakan organisasi itu berencana mendirikan proyek bisnis skala kecil untuk para keluarga miskin.

Rencana itu kedepan juga akan memberi bantuan terhadap para anak yatim piatu di wilayah Palestina, seperti bantuan pendidikan pelajar Muslim untuk belajar di universitas top dunia.

Cendekiawan Muslim itu juga mengatakan bukan tak mungkin organisasi akan mendanai pusat riset ilmiah untuk dunia Muslim, sekaligus mengupayakan perlindungan terhadap tempat-tempat sakral Islam yang terancam, seperti Masjid Al Aqsa di kota Al Quds

Dedikasi lain yang juga telah masuk dalam perencanaan adalah mendukung para korban serangan Israel di kawasan yang dijajah tersebut.

"Tak hanya Palestina, kami juga akan menawarkan sebagian keuntungan untuk membantu negara-negara Islam yang menderita akibat konflik seperti Irak, Sudan, Somalia, dan Pakistan./itz

0 komentar:


Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Wedding Gowns. Powered by Blogger